Sinergi Penyuluh-Petani mengantar Sukses Bertanam Sayuran

Dalam   kegiatan pameran di HUT Kabupaten Serang, 8 Oktober 2011, Badan  Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Serang (BPKP)   tampil dengan   ajakan untuk memandirikan Petani melalui profesionalisme Penyuluhan.

Adalah  Pak Enjat, seorang petani sayuran dari Kecamatan Cikeusal, Kabupaten  Serang tak pernah  menyangka bahwa dia akan sesukses seperti sekarang  ini berkat menanam sayur-sayuran.

Asal muasal dia terjun  keusaha agrobisnis sayuran tak semudah yang kita lihat, dahulu saya  hanya pedagang sayuran keliling saja, sekarang saya seorang petani  dengan 7 hektar lahan, bahkan sudah banyak yang ingin invest, tapi saya  masih pending karena saya harus memastikan kesiapan lahan yang akan  dikembangkan, kalau soal teknis dan lain-lain, saya siap, ujarnya di  sela-sela acara kursus tani singkat di stand Pameran BPKP yang diikuti  oleh peserta umum pengunjung stand, dimana pak Enjat berperan sebagai  Nara Sumber.

Dengan didampingi Penyuluh di Kecamatan dan BPKP,  penuh semangat menceritakan bahwa guru yang telah membuatnya sukses  seperti sekarang ini adalah para Penyuluh, khususnya Pak Entis , seorang  Penyuluh di Kecamatan , yang selalu memberikan motivasi dan pelajaran  yang sangat berharga sampai akhirnya dapat meraih penghargaan sebagai  Petani Teladan th 2011 dan mendapat kehormatan untuk menerima  hadiah  dari Presiden di Istana Negara 17 Agustus yang lalu.

Dengan  keberhasilannya tersebut dia tak segan-segan menularkan keahliannya   kepada teman-teman di kampung dan segeralah dia membentuk kelompok tani  sayuran dan akan tergabung dalam Badan Usaha Milik Petani.

Kalau  menanam timun, dengan modal 22 juta per hektar, dalam waktu 45 hari ,  modal sudah kembali dan keuntungan bisa mencapai 12 juta, bisa panen  minimal 20 kali, ujarnya membuka sedikit informasi tentang manisnya  agrobisnis sayuran, belum dari tanaman paria, tomat dan cabe, semua di  prediksinya dengan cermat berdasarkan informasi pasar yang akurat. Saya  memasarkan hasil produksi saya ke pasar di Jakarta, selain di lapak saya  di pasar Cikeusal, dan pasar masih terbuka luas. Pak Enjat masih  membuka peluang usaha bagi teman2 sesama petani yang ingin meniru  suksesnya dengan tangan terbuka. Ayo, ikuti jejak saya, katanya penuh  semangat, juga buat para investor, yang ingin menanamkan modalnya,  imbuhnya.

Itulah sedikit gambaran sinergi antara  Penyuluh-Petani, yang mengantarkan sukses bagi Petani, sukses juga bagi  dunia ke-Penyuluhan dan Pertanian Indonesia. Semoga

didedikasikan untuk teman2 Penyuluh  dan para Petani di Kab.Serang

Retno-Serang, 19 Oktober 2011

sinergi masyarakat-penyuluh dan petani (Pak Enjat, paling kanan)

arahan dari pimpinan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s